UPDATE 11 Oktober 2008 : Seri 1
Ditulis pertama tanggal 7 Agustus 2008 :
Meskipun kami memprediksi kemunculannya masih cukup lama, (kami prediksikan tahun 2009 ini SBY masih akan terpilih kembali), namun kemunculan Satria Lelono Tapa Ngrame akan mulai kami monitor mulai sekarang.
Di tulisan ini kami akan mengupdate sewaktu-waktu monitoring kami terhadap tokoh yang tampil dan namanya berakhiran “go”. Dan tujuan kami adalah apakah tulisan berseri kami ini bisa menjadi tulisan jurnal prediksi yang tepat.
Jika anda memiliki informasi atau ingin ikut saran gagasan, anda bisa melakukan pengisian comment dan insya’allah kami akan menambahkan update. Nama anda bisa kami rahasiakan jika anda menginginkannya.
Selain itu anda bisa memberikan vote pada sidebar kami untuk ciri-ciri spesifik dari tokoh ini menurut penilaian anda.
-0-
Namun sebelumnya kami akan deskripsikan ciri-ciri dari tokoh yang bergelar Satria Lelana ini.
Sebelum menjadi Presiden : dikenal sebagai tokoh yang suka berkelana. Tentu luas maknanya. Bisa berkelana ke luar negeri. Berkelana dari lembaga ke lembaga. Atau ke daerah-daerah. Berkelana bermakna melakukan perjalanan tanpa tujuan tertentu.
Kami kutibkan dari pusat bahasa : (Makna harafiah)
—————————
ke·la·na n mengadakan perjalanan ke mana-mana tanpa tujuan tertentu; kembara;
- alam olahraga dng berkelana masuk keluar hutan, naik gunung turun gunung,
biasanya untuk kesenangan atau sbg latihan;
ber·ke·la·na v pergi ke mana-mana; mengembara: ia ~ masuk hutan keluar
hutan, naik gunung turun gunung;
me·nge·la·na v berkelana;
pe·nge·la·na n orang yg berkelana; pengembara
——————————–
Setelah menjabat : Bertapa di keramaian atau jika ada keramaian. Karakteristik ini menunjukkan bahwa setidaknya tokoh ini berlatar belakang agamis (atau akademik?). Tampaknya, tokoh ini tidak menyukai penyelesaian “cuci langsung” jika ada keramaian/huru hara, sebaliknya menempuh cara-cara keagamaan/rekonsiliasi. Tapa Ngrame artinya bersikap seperti pertapa/sufi namun terjun ditengah-tengah masyarakat, dan tidak menyepi/mengasingkan diri)
Kemungkinan lain dari kata-kata ” tapa ngrame ” adalah bermakna jika di acara resmi, -mungkin- sering terlihat sedang berdzikir/melakukan aktivitas religius/ada ciri atau sikap religius.
_____________________________________
Kutipan dari Serat Jayabaya:
tiap bulan Sura sambutlah kumara (kumara=orang muda (sansekerta))
yang sudah tampak menebus dosa dihadapan sang Maha Kuasa
masih muda sudah dipanggil orang tua (mungkinkah lebih muda dari Bung Karno ? Bisa ya bisa tidak, aspek orang muda disebut orang tua lebih menonjol disini)
warisannya Gatotkaca sejuta (sejuta orang “super”, mungkin karena pendidikan yang semakin baik, anggaran pendidikan sudah 20%)
ludahnya ludah api, sabdanya sakti (terbukti)
yang membantah pasti mati
orang tua, muda maupun bayi
orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi
garis sabdanya tidak akan lama
beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya
tidak mau dihormati orang se tanah Jawa
tetapi hanya memilih beberapa saja
pandai meramal seperti dewa
dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda
seolah-olah lahir di waktu yang sama
tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati
bijak, cermat dan sakti
mengerti sebelum sesuatu terjadi
mengetahui leluhur anda
memahami putaran roda zaman Jawa
mengerti garis hidup setiap umat
tidak khawatir tertelan zaman
-
1
Ping balik on Okt 12th, 2008 at 10:11 am
[...] tokoh yang diceritakan. Untuk mengetahui latar belakang seri tulisan ini bisa dibaca disini dan disini. Selamat [...]
Agustus 12, 2008 at 1:53 am
Catatan politik19.wordpress.com :
Link berikut berisi pendapat lain yg berbeda
mengenai isu seputar Satria-satria Nusantara…
Letak perbedaan :
Kami memandang Satria Piningit sudah tampil di panggung sejarah,
Tulisan berikut menyatakan Satria Piningit, belum tampil…
Baca aja di sini, semua akan tahu ciri khas satria piningit yang sesungguhnya.
http://indra17.blogspot.com/
Desember 26, 2008 at 1:47 pm
Yang dimaksud satriya piningit tuh apa sih?
Sorang raja menghukum diri sbg pengemis.
Sorang satria menghukum diri sbg pengecut.
Bukanlah skadar untuk menduduki jabatan kontrak 5 th,
entah itu kesandung kesampar, topo ngrame, hamong tuwuh dll, yg maksud adalah satria piningitan saka guwa garbaning ingsun rat jagat lintang bawana
UO: gampangnya begini: bs merasakan bedanya punya pimpinan dan tidak ? Satria itu pemimpin mandiri. Dia muncul karena kekuatan sendiri.
April 7, 2009 at 5:23 am
salam.
menurut saya ,satria piningit ini tidak mau jadi presiden.dan memang. yang dia fikirkan adalah bagai mana dia bisa menolong orang sebanyak banyak nya dan mengubah bangsa tanpa dia jadi presidan. meskipun banyak khadam di sekelilingnya menginginkan nya menjadi pemimpin bangsa. dan bayang bayang bencana selalui menghantuinya setiap malam. dan dia pun tidak tahu bahwa dia satria piningit. itu sekilas menurut saya tentang satria piningit. karena tidak akan habis 1bulan untuk membicarakan nya. Salam.
April 7, 2009 at 5:26 am
Satu hal yang pasti kita semua bertanggung jawab atas bangsa kita. dan lakukan yang terbaik dalam hidup. salam.