_________________________________________________________

Catatan Politik19.wordpress.com:

Setelah hasil Pemilu Legislatif resmi diumumkan KPU yang menempatkan PKS di peringkat 4 besar dengan 7,88% suara atau setara, berarti suara PKS secara riil naik sekitar 0,5% dibandingkan pemilu 2004. Karena itu politik19 menurunkan tulisan ini sebagai koreksi atas tulisan kami sebelumnya.

_________________________________________________________

Penulis: Nduzel

Trend kenaikan suara PKS mulai mendatar. Apakah hal ini tanda-tanda kejenuhan/saturasi atau strategi PKS yang tidak tepat kali ini ? Ataukah ada faktor lain ?

PKS:

Pemilu 1999=2%

Pemilu 2004=7,34% (naik diatas 5%)

Pemilu 2009=7,88% (naik hanya 0,5%)

Target munas PKS yang diinginkan untuk pemilu 2009 ini sebenarnya adalah 20% atau berdiri sejajar dengan partai-partai besar lainnya seperti Golkar, PDI-P, ataupun Demokrat.

Jika bercermin pada partai demokrat yang mampu mempertahankan tingkat kenaikan 0% di pemilu 1999, 7,8% pada pemilu 2004 dan 20,85% pada pemilu 2009, maka kita bisa memperoleh sedikit gambaran apa yang ada di partai demokrat namun tidak ada di PKS.

Apakah kelebihan partai Demokrat yang utama ? Figur/Tokoh berkelas nasional yang dimarketingkan dengan baik. Partai Demokrat telah sampai pada hitungan ini jauh-jauh hari.

Kemenangan Demokrat banyak sekali ditentukan oleh figur SBY. Meskipun banyak caleg Demokrat masih berupa tanda tanya buat publik, namun leadership SBY -lah terutama yang mampu mengkatrol mereka.

Iklan yang direncanakan dengan sangat hati-hati memfokuskan partai demokrat pada upaya tidak ofensif terhadap partai lain, namun lebih kepada highlight obyektif terhadap pencapaian prestasi.

Faktanya adalah bahwa ketiadaan tokoh yang kuat justru akan membuat bleeding terhadap potensi kenaikan suara PKS, karena pada saat bersamaan swing voter malah tersedot ke arah tokoh kuat partai lain.

Trend Positif dari jumlah kursi. (Uniqueopini added)

Keberhasilan PKS bisa dilihat dari jumlah kursi DPR yang diperoleh. Jika dibandingkan pemilu 2004, maka ada kenaikan hampir 2,5% jika dilihat dari perolehan kursi di DPR-RI. Hal ini menunjukkan bahwa PKS lebih  berhasil mengembangkan network secara lebih merata di seluruh pelosok Nusantara, dibandingkan dengan kemampuan menjaring swing voter.


Leave a Comment