_________________________________________________________
Dengan gelaran yang baru pertama kalinya terjadi di Indonesia, Noyogenggong akhirnya resmi ditampilkan oleh Satria Piningit semalam, 15 Mei 2009.
Dari simbol metafisis yang berhasil ditangkap radar politik19, sejauh ini sosok Pak Boediono cukup sesuai dengan istilah Noyogenggong yang berarti Noyo=Jujur adil dan genggong=menggenjot.
Dalam tulisan sebelumnya, politik19 sepakat memaknai kata ‘genggong’ sebagai menggenjot perolehan suara SBY. Namun kini, terbuka makna lain yang juga masuk akal yakni menggenjot perekonomian atau performance ekonomi.
Dalam wawancara pertama beliau dengan presenter TVOne, Tina Talisa, Pak Boed bersedia jadi cawapres SBY karena rupanya SBY berhasil meyakinkan beliau bahwa beliau tidak akan diperlakukan sebagai sekedar ban serep. Gagasan dan inisiatif pak Boed selalu akan direspon secara substantif oleh Pak SBY, seperti terbukti dalam sejarah hubungan kedua tokoh.
Pak Boed ini, mungkin sedikit yang tau, orangnya sangat sederhana. Kemana-mana beliau tidak mau dikawal. Ke pasar bersama sang istri juga disetir sendiri. Sangat inspiratif.
Menurut sang istri pula, Pak Boed itu paling menikmati untuk pekerjaan mengajar. Seminggu sekali, setiap Sabtu, beliau masih menyempatkan diri untuk memberi kuliah di UGM. Karena itulah mungkin beliau pernah menolak ketika ditawari masuk Kabinet resuffle SBY pada tahun 2005. Beliau lebih memilih mengajar daripada harus berada di dalam kabinet. (Sebaliknya banyak orang berambisi ingin masuk kabinet).
Namun setelah bertemu SBY, pak Boed akhirnya memutuskan untuk kembali masuk lingkaran kekuasaan dan mendharmabaktikan ilmunya di pemerintahan. Beliau lulus dari Universitas prestisious Wharton pada tahun 1979. Universitas ini juga almamater dari banyak tokoh dunia, seperti John Sculley, Former CEO Apple Computer, Inc., Harold W. McGraw III, Chairman, President and CEO McGraw-Hill, Inc, atau Donald J. Trump, Chairman, President and CEO Trump Hotel/Casino Resorts. Oya ada satu lagi, Michael J. Moritz, Partner Sequoia Capital investor Google.
Di Universitas ini nama Boediono masuk dalam jajaran Top Graduated karena termasuk dalam tokoh yang memberi ‘pengaruh’ kepada dunia. Dan prestasi ini dihasilkan oleh orang yang low profile dan tidak banyak bicara.
Selamat menggenjot pak Boed
No Comments Yet