Posts Tagged ‘cawapres’

_________________________________________________________
Dengan gelaran yang baru pertama kalinya terjadi di Indonesia, Noyogenggong akhirnya resmi ditampilkan oleh Satria Piningit semalam, 15 Mei 2009.
Dari simbol metafisis yang berhasil ditangkap radar politik19, sejauh ini sosok Pak Boediono cukup sesuai dengan istilah Noyogenggong yang berarti Noyo=Jujur adil dan genggong=menggenjot.
Dalam tulisan sebelumnya, politik19 sepakat memaknai kata ‘genggong’ sebagai menggenjot perolehan suara SBY. [...]

Empat hari menjelang deklarasi Capres-Cawapres partai Demokrat, nama Boediono memperoleh momentum lebih besar karena berita kedekatan PD dan PDIP. Pak Boed dianggap sebagai jembatan penghubung antara PD dan PDIP, demikian menurut pendapat pengamat politik LIPI Syamsudin Haris.
Apakah ini berarti Pak Boed akan dicawapreskan oleh partai Demokrat ? Menurut pendapat kami, belum tentu. Hal-hal ini harus [...]

_______________________________________________________

Partai Demokrat kebanjiran order. PKS resmi mengajukan Hidayat Nur Wahid dan Tifatul Sembiring, PAN juga telah mengajukan Hatta Rajasa dan Soetrisno Bachir. Ada juga Golkar yang telah mengajukan Jusuf Kalla. Kami dengar ada 19 nama yang telah beredar yang mungkin nama tersebut telah lama beredar di masyarakat.Namun memang tak mudah memilih nama yang acceptable di [...]

_________________________________________________
Dalam wawancara beliau dengan wartawan (8 Maret 2009), meskipun Golkar belum memastikan kemenangan pemilu legislatif, Jusuf Kalla (JK) akhirnya memastikan untuk maju sebagai calon Presiden dari partai Golkar.
Alasan JK adalah dengan melihat karier politik beliau yang mulai dari bawah, maka adalah wajar atau merupakan konsekuensi logis jika setelah Wapres maka JK melihat posisi Presiden sebagai [...]

Sebuah pertanyaan menarik jika JK harus memilih, apakah menjadi Calon Presiden Golkar atau maju lagi bersama SBY ? Saat ini, dengan pemilu Parpol yang belum berlangsung, kalkulasi pilihan mana yang akan diambil JK nampaknya masih condong kepada pilihan kedua (maju bersama SBY). Namun seandainya pada waktu pemilu parpol Golkar menang di atas batas ambang 20% [...]